MI Nurul Ulum Bilingual School (NBS) kembali menggelar kegiatan Ulangan Harian Bersama 1 (UHB1) untuk semester ganjil tahun pelajaran 2025/2026, yang dilaksanakan pada 08–12 September 2025. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 dalam menapaki proses belajar di awal semester.
Sebagai penilaian pertama pada setiap semester, UHB1 memiliki peran strategis dalam mengukur kemampuan awal siswa, mengevaluasi pemahaman materi yang telah diajarkan, serta menjadi dasar bagi para guru untuk menyusun strategi pembelajaran selanjutnya. Tak hanya itu, pelaksanaan UHB1 juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Pelaksanaan UHB1 bukan sekadar rangkaian soal dan jawaban. Di MI Nurul Ulum Bilingual School, kegiatan ini dipandang sebagai bagian dari perjalanan panjang siswa dalam meraih prestasi dan menumbuhkan nilai-nilai pendidikan yang lebih luas. Kepala Madrasah, Hudi Nurwiyanto, S.Sos.I, M.Pd, dalam sambutan pembukaan UHB1 menyampaikan:
“UHB1 bukan hanya tentang nilai di atas kertas. Ini adalah proses untuk mengenali diri, membangun kemandirian belajar, dan melatih integritas. Kami ingin siswa menjadikan ulangan ini sebagai sarana belajar yang menyenangkan dan penuh makna.”
Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa madrasah menekankan keseimbangan antara pencapaian akademik dan pembentukan karakter. Setiap siswa didorong untuk melakukan yang terbaik, bukan untuk menjadi yang paling unggul dari yang lain, melainkan untuk menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri.
Sebelum pelaksanaan UHB1, guru-guru di MI Nurul Ulum Bilingual School telah menyiapkan siswa dengan berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari review materi, pembelajaran berbasis proyek, latihan soal, hingga simulasi ulangan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa sekaligus mengurangi kecemasan yang kerap muncul menjelang ujian.
Seluruh kegiatan UHB1 dilaksanakan dalam suasana yang kondusif, rapi, dan tertib. Jadwal ujian disusun secara sistematis agar tidak membebani siswa, dengan pengawasan yang adil dan suasana yang mendukung fokus belajar. Setiap siswa mendapatkan kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuannya dalam berbagai mata pelajaran, baik umum maupun keagamaan.
Guru kelas 4, Srigati, S.Pd, menuturkan:
“Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan semangat yang luar biasa. Mereka tidak hanya belajar dengan serius, tapi juga menunjukkan sikap jujur dan disiplin selama ujian berlangsung. Ini yang paling membanggakan.”
Keberhasilan pelaksanaan UHB1 tidak bisa dilepaskan dari peran serta orang tua siswa yang turut mendampingi anak-anak mereka belajar di rumah. Melalui komunikasi yang intens antara madrasah dan wali murid, orang tua diberi pemahaman tentang pentingnya memberikan dorongan emosional dan menciptakan suasana belajar yang nyaman di rumah.
Beberapa wali murid bahkan terlibat langsung dalam membantu anak-anak mereka membuat jadwal belajar, mengatur waktu istirahat, hingga menyiapkan makanan sehat agar stamina anak tetap terjaga. Sinergi antara rumah dan madrasah inilah yang menjadikan proses pendidikan semakin kuat dan berdampak positif bagi perkembangan siswa.
Salah satu wali murid kelas 3, menyampaikan:
“Kami merasa tenang karena komunikasi dengan madrasah sangat baik. Kami tahu apa yang harus dipersiapkan di rumah, dan alhamdulillah anak-anak juga merasa nyaman dan termotivasi.”
Salah satu tujuan utama dari pelaksanaan UHB1 adalah untuk menumbuhkan semangat belajar yang berkelanjutan. Melalui penilaian awal semester ini, siswa diajak untuk memahami bahwa belajar adalah proses seumur hidup yang tidak bisa dicapai secara instan. Dengan mengikuti ulangan harian bersama, mereka belajar tentang pentingnya manajemen waktu, konsentrasi, serta cara menghadapi tekanan dengan tenang dan percaya diri.
Di MI Nurul Ulum Bilingual School, suasana belajar dirancang untuk tetap menyenangkan meski dalam suasana ujian. Guru-guru kerap memberikan kata-kata motivasi sebelum ujian dimulai, mengajak siswa untuk berdoa bersama, serta menanamkan nilai bahwa hasil bukan segalanya—usaha dan kejujuran adalah yang utama.
Setelah pelaksanaan UHB1, proses tidak langsung berhenti begitu saja. Guru-guru akan melakukan analisis hasil ujian untuk mengetahui materi mana yang sudah dipahami dengan baik oleh siswa, dan bagian mana yang masih perlu penguatan. Ini menjadi dasar bagi perbaikan pembelajaran di minggu-minggu berikutnya.
Selain itu, siswa juga diajak untuk melakukan refleksi diri. Mereka diminta menuliskan perasaan mereka selama mengikuti ulangan, apa saja tantangan yang dihadapi, serta bagaimana strategi mereka ke depan agar bisa belajar lebih efektif. Kegiatan ini membantu siswa untuk menyadari kekuatan dan kelemahan dirinya, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan introspektif sejak dini.
MI Nurul Ulum Bilingual School berkomitmen untuk membangun budaya prestasi yang sehat, yakni prestasi yang lahir dari niat baik, kerja keras, dan semangat berbagi. Setiap siswa dihargai berdasarkan proses yang mereka tempuh, bukan hanya dari angka semata. Hal ini membuat siswa lebih termotivasi untuk terus belajar, bukan karena tekanan, tapi karena keinginan untuk berkembang.
Dalam budaya seperti ini, siswa saling mendukung satu sama lain. Tidak ada kompetisi yang memecah kebersamaan, melainkan suasana belajar yang kolaboratif, inklusif, dan saling menginspirasi. Guru pun bertindak bukan hanya sebagai pengajar, tapi juga sebagai motivator dan fasilitator yang membimbing siswa dengan hati.
Pelaksanaan UHB1 di MI Nurul Ulum Bilingual School bukan hanya tentang penilaian akademik. Ini adalah satu langkah awal dari ribuan langkah menuju masa depan yang lebih cerah. Sebuah proses yang penuh makna, kerja keras, dan harapan.
Semoga semangat yang telah ditunjukkan oleh seluruh siswa, guru, dan orang tua selama pelaksanaan UHB1 ini terus terjaga hingga akhir semester dan seterusnya. Mari kita lanjutkan perjalanan pendidikan ini dengan semangat kolaborasi, ketulusan, dan keikhlasan, demi mencetak generasi unggul yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.
Grabagan, 18 Januari 2026 - MI Nurul Ulum Bilingual School Grabagan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berwawasan global melalui keikutsertaan dalam Prog
Grabagan, 03 Januari 2026 - MI Nurul Ulum Bilingual School Grabagan kembali menyelenggarakan kegiatan Tes Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) sebagai bagian dari proses penjaringa
Grabagan, 26 November 2025 — Suasana di MI Nurul Ulum Bilingual School (NBS) Grabagan pada Rabu pagi tampak berbeda dari biasanya. Para peserta didik terlihat lebih bersemang
Grabagan, 25 November 2025 — MI Nurul Ulum Bilingual School (NBS) Grabagan menyelenggarakan upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 pada Selasa, 25 November 20
Grabagan, 8 November 2025 – MI Nurul Ulum Bilingual School (NBS) Grabagan menggelar kegiatan Sosialisasi Program Imersi 2026, yang diisi langsung oleh Kepala MI Muslimat NU P
Grabagan – Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi agenda penting di MI NBS Grabagan. Meski pelaksanaannya agak terlambat dari tanggal peringatan Maulid
Grabagan, 15 Agustus 2025, Suasana berbeda terasa di lingkungan MI Nurul Ulum Grabagan (MI NBS) pada hari Jum’at, 15 Agustus 2025. Bertempat di Second Floor MI NBS, s